Pendidikan Kunci dari Perubahan.

Feb 27, 2026 - 20:21
Pendidikan Kunci dari Perubahan.
Tjok, Istri Sri Ramaswati, SH.MM

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah dan pura tua, lahirlah seorang anak bernama Dharma. Ia tumbuh menyaksikan ketimpangan: kemiskinan, kebodohan, dan generasi muda yang kehilangan arah. Banyak yang mengeluh tentang nasib, tetapi sedikit yang mau berubah.

Suatu sore, di pelataran pura, Dharma mendengar wejangan seorang sulinggih, “Ilmu adalah cahaya. Tanpa ilmu, manusia berjalan dalam kegelapan. Dengan ilmu, ia menyalakan dharma dalam dirinya.”

Kata-kata itu membekas. Dharma memahami bahwa pendidikan bukan sekadar membaca dan berhitung, melainkan jalan untuk mengenal jati diri Atman yang suci. Pendidikan adalah tapasya pikiran, latihan untuk menundukkan ego, membangkitkan welas asih, dan menegakkan kebenaran.

Ia belajar tanpa lelah. Kitab suci dipelajarinya, sains dikuasainya, sejarah bangsanya dihayatinya. Baginya, menjadi religius bukan berarti menjauh dari dunia, tetapi hadir untuk memperbaikinya. Ia percaya ajaran Tat Tvam Asi aku adalah engkau menjadi dasar membangun negeri tanpa kebencian.

Tahun-tahun berlalu. Dharma kembali ke desanya sebagai pendidik. Ia tidak hanya mengajar teori, tetapi menanamkan karakter: disiplin sebagai wujud bhakti, kerja keras sebagai yajña, dan cinta tanah air sebagai dharma kebangsaan.

“Bangsa yang besar,” katanya pada murid-muridnya, “lahir dari jiwa-jiwa tercerahkan. Pendidikan adalah api suci. Jika kita menjaganya, ia akan menerangi Indonesia.”

Perubahan pun tumbuh perlahan. Anak-anak desa bermimpi lebih tinggi. Mereka tidak lagi pasrah pada keadaan. Mereka sadar, kemajuan bukan hadiah, melainkan hasil kesadaran.

Di bawah langit senja, genta pura berdentang pelan. Dharma tersenyum. Ia tahu, revolusi sejati tidak dimulai dengan amarah, tetapi dengan pendidikan yang menyalakan kesadaran, kesadaran akan Leluhur, Tuhan, diri, dan tanah air.

Karena pendidikan adalah kunci dari perubahan.

Oleh : Tjok, Istri Sri Ramaswati, SH.MM

Penulis Adalah : Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Sarasawati Pusat Denpasar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow